Dalam pembuatan lembar
kerja siswa perlu diperhatikan beberapa syarat dan hal-hal yang penting,
diantaranya sebagai berikut :
a. Mempunyai
tujuan yang ingin dicapai berdasarkan GBPP(Garis-Garis Besar Program Pembelajaran),
AMP, dan buku pegangan/paket, mengandung proses dan kemampuan yang dilatih,
serta mengutamakan bahan-bahan yang penting.
b. Tata
letak harus dapat menunjukkan urutan kegiatan secara logis dan sistematis,
menunjukan bagian-bagian yang sudah diikuti dari awal sampai akhir, serta
desainnya menarik dan ini
c. Susunan
kalimat dan kata-kata memenuhi kriteria berikut : sederhana dan mudah
dimengerti, singkat dan jelas, istilah baru hendaknya diperkenalkan, serta
informasi / penjelasan yang panjang hendaknya dibuat dalam lembar catatan
peserta didik.
d. Gambar
ilustrasi dan skema sebaiknya membantu peserta didik, menunjukkan cara,
menyusun, dan merangkai sehingga membantu anak didik berpikir kritis.
Selain
itu dalam menyusun Lembar Kerja Siswa (LKS) terdapat beberapa hal yang harus
diperhatikan sebagai berikut :
a. Lembar
Kerja Siswa disusun oleh guru mata pelajaran sehingga sesuai dengan tingkat
kesiapan, situasi, keadaan siswa dan keadaan sekolah
b. Materi Lembar Kerja Siswa disesuaikan dengan
Standar Kompetensi (SK), Kompetensi Dasar (KD) dan Indikator.
c. Materi
sesuai dengan standar materi belajar yang disusun secara baik sesuai dengan
materi ajar.
d. Menentukan
jenis atau macam Lembar Kerja Siswa agar penulisannya sesuai.
e. Guru
memperkaya sumber sebanyak mungkin untuk memperkaya materi dalam pengajaran.
f. Membuat
gambaran teknik pelaksanaan secara singkat.
g. Siswa
secara efektif dijadikan subjek dalam proses belajar.
h. Waktu
yang digunakan harus tepat.
i.
Rangkaian pembelajaran
siswa terangkai dengan baik.
Berdasarkan
penjelasan diatas dapat disimpulkan struktur Lembar Kerja sebagai berikut :
a. Judul,
mata pelajaran, semester, dan tempat
b. Petunjuk
belajar
c. Kompetensi
yang akan dicapai
d. Indikator
e. Informasi
pendukung
f. Tugas-tugas
dan langkah-langkah kerja
g. Penilaian.
Selain
itu menyusun LKS harus melalui Syarat-syarat tertentu, agar LKS tepat dan
akurat. Berikut adalah syarat-syarat yang harus dipenuhi yaitu:
a. Tulisan
Menggunakan huruf cetak
dan tidak menggunakan huruf latin atau romawi, menggunakan huruf tebal yang
agak besar, bukan huruf biasa yang diberi garis bawah, menggunakan tidak lebih
dari 10 kata dalam satu baris, menggunakan bingkai untuk membedakan kalimat
perintah dengan jawaban peserta didik, mengusahakan agar perbandingan besarnya
huruf dengan besarnya gambar serasi.
b. Gambar
Gambar yang baik untuk
LKS adalah yang dapat menyampaikan pesan/isi dari gambar tersebut secara
efektif kepada penguna LKS. Yang lebih penting adalah kejelasan isi atau pesan
dari gambar itu secara keseluruhan.
c. Penampilan
Penampilan adalah hal
yang sangat penting dalam sebuah LKS. Apabila suatu LKS ditampilkan dengan
penuh kata-kata, kemudian ada sederetan pertanyaan yang harus dijawab oleh
peserta didik, hal ini akan menimbulkan kesan jenuh sehingga membosankan atau
tidak menarik. Apabila ditampilkan dengan gambarnya saja, itu tidak mungkin
karena pesannya atau isinya tidak akan sampai. Jadi yang baik adalah LKS yang
memiliki kombinasi antara gambar dan tulisan.
Uraian
di atas merupakan syarat khusus pembuatan lembar kerja siswa, jika sudah
terpenuhi maka melangkah pada syarat umum yang harus dipenuhi untuk membuat LKS
yaitu:
a. Melakukan
analisis kurikulum baik SK, KD, indikator, maupun materi pokok.
b. Menyusun
peta kebutuhan lembar kerja siswa yaitu pembuatan LKS harus membuat suatu
konsep/rancangan terlebih dahulu guna mengetahui materi/komponen perihal yang
akan dibahas di dalam LKS tersebut sehingga akan lebih mudah dalam
pelaksanaannya.
c. Menentukan
judul LKS dan menulis LKS dengan buku paduan yang jelas.
d. Mencetak lembar kerja siswa dan menentukan
lembar penilaian.
Agar
lebih spesifik lagi pembahasan tentang cara pembuatan Lembar Kerja Siswa (LKS)
maka diklasifikasikan sebagai berikut :
a. Syarat didaktik, Lembar Kerja Siswa
(LKS) sebagai salah satu bentuk sarana berlangsungnya proses belajar- mengajar
haruslah memenuhi persyaratan didaktik, artinya suatu LKS harus mengikuti asas
belajar-mengajar yang efektif, yaitu : memperhatikan adanya perbedaan
individual, sehingga LKS yang baik itu adalah yang dapat digunakan baik oleh
siswa yang lamban, yang sedang maupun yang pandai, menekankan pada proses untuk
menemukan konsep-konsep sehingga LKS dapat berfungsi sebagai petunjuk jalan
bagi siswa untuk mencari tahu, memiliki variasi stimulus melalui berbagai media
dan kegiatan siswa, dapat mengembangkan kemampuan komunikasi sosial, emosional,
moral, dan estetika pada diri siswa, pengalaman belajarnya ditentukan oleh
tujuan pengembangan pribadi siswa (intelektual, emosional dan sebagainya),
bukan ditentukan oleh materi bahan pelajaran.
b. Syarat konstruksi, yang dimaksud dengan
syarat konstruksi adalah syarat-syarat yang berkenaan dengan penggunaan bahasa,
susunan kalimat, kosa kata, tingkat kesukaran, dan kejelasan yang pada
hakikatnya haruslah tepat guna dalam arti dapat dimengerti oleh peserta didik.
Menggunakan bahasa yang sesuai dengan tingkat kedewasaan peserta didik,
menggunakan struktur kalimat yang jelas, memiliki taat urutan pelajaran yang
sesuai dengan tingkat kemampuan peserta didik menghindari pertanyaan yang
terlalu terbuka, tidak mengacu pada buku sumber yang diluar kemampuan
keterbacaan, peserta didik menyediakan ruangan yang cukup untuk memberi
keleluasaaan pada peserta didik untuk menulis maupun menggambarkan pada LKS,
menggunakan kalimat yang sederhana dan pendek, lebih banyak menggunakan
ilustrasi daripada kata-kata, sehingga akan mempermudah peserta didik dalam
menangkap apa yang diisyaratkan LKS, memiliki tujuan belajar yang jelas serta
manfaat dari pelajaran itu sebagai sumber motivasi, mempunyai identitas untuk
memudahkan administrasinya.
Komponen-
komponen LKS sebagai berikut :
a. Kata pengantar
b. Daftar isi
c. Pendahuluan ( berisi analisis / daftar
dari tujuan pembelajaran dan indikator ketercapaian berdasarkan hasil analisis
dari GBPP)
d. Bab 1 berisi tentang ringkasan
materi/penekanan materi dari pokok bahasan tersebut.
e. Lembar kerja : berisi berbagai soal
ataupun penugasan yang akan dikerjakan oleh siswa
f. Bab 2 berisi tentang ringkasan materi/penekanan
materi dari pokok bahasan tersebut.
g. Lembar kerja.
h. Daftar pustaka